Scrivener 2.0, aplikasi menulis kreatif (for mac & win)

Yep, menulis kreatif ! Menulis dengan aplikasi ini benar-benar “change the way we write”. Aplikasi yang paling umum dalam mengolah dokumen teks adalah seperti MS Word Office, dimana ketika proses menulis berjalan secara linear (artinya menulis konten secara berurutan dalam satu dokumen). Proses penulisan seperti itu akan lebih cocok apabila penulis sebelumnya telah mengetahui alur penulisan dari awal hingga akhir. Selain itu pula aplikasi ini lebih mengutamakan konten, karena untuk format tetap disarankan sebaiknya dengan menggunakan aplikasi seperti MS Word Office.

Untuk penulisan dokumen yang lebih panjang, seperti naskah akademik (skripsi, thesis, disertasi) atau bahkan non fiksi dan fiksi, yang memerlukan tahap “menyatukan informasi, ide atau pemikiran yang relatif kompleks” dan membuat struktur alur atau “benang merah” selama tahap penulisan, aplikasi Scrivener ini akan sangat ideal.
Konsep ini sebetulnya merupakan cara “orang zaman dulu” yang secara manual dalam menyusun suatu naskah buku, novel dan lain-lain dengan cara menuliskan setiap ide atau informasi singkat ke dalam secarik atau potongan kertas kecil. Tahap berikutnya adalah menaruh semua potongan kertas yang berisi semua tulisan informasi singkat tersebut di sebuah papan besar (cork board) atau terkadang di atas meja atau lantai, agar dapat melihat secara jelas seluruh potongan informasi tersebut. Tahap selanjutnya adalah menyusun atau menata ulang posisi dari setiap potongan informasi dengan membuat pengelompokkan dan membuat suatu alur atau “benang merah”. Disinilah proses kreatif akan lebih tereksplorasi, karena penulis terkadang baru akan menemukan alur penulisan setelah melakukan tahap tersebut.

Berdasarkan testimoni para pengguna aplikasi yang saya temukan, banyak sekali novelis, penulis scriptwriter film dan penulis buku non fiksi seperti akademik memberikan respon testimoni yang sangat luar biasa, berikut adalah salah satunya :

“What I really liked about Scrivener was that it helped you so much to concentrate on the job at hand, which is mainly writing. While other text processing tools make you fight with formatting much too early, due to the clear focus of Scrivener for writing it really helped to make my first book project a much easier task, than I had thought it might turn out to be. I especially liked the way you can blank out everything but the actual page you are writing on, the drag and drop of content pieces across chapters and the motivating word and page counts.”

— Frank Leistner, is the author of Mastering Organizational Knowledge Flow: How to Make Knowledge Sharing Work.

Aplikasi ini memiliki fitur menyimpan dan membuka seluruh file hasil pencarian seperti format pdf, gambar, suara, film dll bisa disatukan dalam folder research, sehingga cukup dengan satu aplikasi, sudah dapat menggali semua potongan informasi yang terdiri dari berbagai macam format. Setelah itu barulah penulis mulai menyusun kalimat demi kalimat yang akan menghubungkan satu potongan informasi dengan potongan informasi yang lainnya. Tentunya ini sangat berbeda bila kita menggunakan aplikasi linear seperti MS Office word, dimana sejak awal penulisan kita sudah menyusun kalimat demi kalimat.

Ini adalah merupakan pilihan, menulis secara linear vs non linear, tentunya masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Hal yang paling terasa oleh saya adalah ketika menggunakan aplikasi ini, untuk menemukan dan membuat alur dari potongan informasi yang ada, memerlukan waktu lebih lama, karena tahap ini dilakukan bersamaan dengan tahap pencarian informasi. Namun ketika berhasil ke tahap menyatukan seluruh potongan informasi dengan outline-outline, ketika saya mulai menyusun kalimat untuk menghubungkan potongan informasi tersebut, saya bisa melakukan dengan waktu lebih cepat secara signifikan. Setelah selesai menyusun dokumen dengan aplikasi ini, maka pada tahap akhir dilakukan “compile”, dimana pilihan export terdiri dari beberapa pilihan, dan terdapat pilihan export ke MS Word untuk dirapihkan formatnya.

Aplikasi ini awalnya memang hanya dibuat untuk Mac, namun sekarang juga sudah muncul versi untuk windows, silahkan dicoba trial selama 30 hari pakai (tidak seperti trial aplikasi lain yang akan habis meskipun tidak digunakan, aplikasi ini baru benar-benar akan habis masa trial nya apabila sudah dicoba selama 30 hari).

Selamat mencoba dan memulai menulis dengan kreatif 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Advertisements
%d bloggers like this: